Pages

Pages

Wednesday, June 8, 2011

Muqaddimah Surat Al Muddatstsir

 Muqaddimah  Surat Al Muddatstsir
Surat Al Muddatstsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil. Dinamai Al Muddatstsir (orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya :
Perintah untuk mulai berda´wah mengagungkan Allah, membersihkan pakaian, menjauhi maksiat, memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah; Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad s.a.w. dan mendustakan Al Quran; tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang ia usahakan.

 Penutup 
Surat ini mengandung perintah Allah kepada Nabi Muhammad s.a.w. untuk melakukan da´wah, disertai ancaman bagi orang yang menghalang-halangi da´wah.

HUBUNGAN SURAT AL MUDDATSTSIR DENGAN SURAT AL QIYAAMAH

1. Surat Al Muddatstsir menerangkan bahwa walaupun keterangan apa saja yang dikemukakan kepada orang kafir mereka tidak percaya kepada adanya hari akhirat dan tidak takut kepadanya, sedang pada surat Al Qiyaamah, Allah menegaskan bahwa hari kiamat itu pasti terjadi disertai dengan bukti-buktinya.
2. Dalam surat Al Muddatstsir diterangkan bahwa orang-orang kafir mendustakan Al Quran, sedang dalam surat Al Qiyaamah Allah menjamin tetapnya Al Quran dalam ingatan Nabi dan mengajarkan bacaannya.

Muqaddimah Surat Al Muzzammil

 Muqaddimah  Surat Al Muzzammil
Surat Al Muzzammil terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Qalam. Dinamai Al Muzzammil (orang yang berselimut) diambil dari perkataan Al Muzzammil yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan orang yang berkemul ialah Nabi Muhammad s.a.w.

Pokok-pokok isinya:
Petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan oleh Rasullulah s.a.w. untuk menguatkan rohani guna persiapan menerima wahyu, yaitu dengan bangun di malam hari untuk bersembahyang tahajjud, membaca Al Quran dengan tartil; bertasbih dan bertahmid; perintah bersabar terhadap celaan orang-orang yang mendustakan Rasul. Akhirnya kepada umat Islam diperintahkan untuk bersembahyang tahajjud, berjihad di jalan Allah, membaca Al Quran, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, membelanjakan harta di jalan Allah dan memohon ampunan kepada Allah s.w.t.



 Penutup 
Surat Al Muzzammil menerangkan hal-hal yang berhubungan dengan petunjuk-petunjuk Allah untuk menguatkan jiwa yang bagi seseorang yang akan melakukan tugas yang berat.

HUBUNGAN SURAT AL MUZZAMMIL DENGAN SURAT AL MUDDATSTSIR

1. Kedua surat ini sama-sama dimulai dengan seruan kepada Nabi Muhammad s.a.w.
2. Surat Al Muzzammil berisi perintah bangun di malam hari bersembahyang tahajjud dan membaca Al Quran untuk menguatkan jiwa seseorang sedang Surat Al Muddatstsir berisi perintah melakukan da'wah mensucikan diri, dan bersabar.

Muqaddimah Surat Al Jin

 Muqaddimah  Surat Al Jin
Surat Al Jin terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al A'raaf. Dinamai Al Jin diambil dari perkataan Al Jin yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Al Quran dan mereka mengikuti ajaran Al Quran tersebut.

Pokok-pokok isinya :
Pengetahuan tentang jin diperoleh Nabi Muhammad s.a.w. dengan jalan wahyu; pernyataan iman segolongan jin kepada Allah; jin ada yang mukmin ada pula yang kafir; janji Allah kepada jin dan manusia untuk melimpahkan rezki-Nya kalau mereka mengikuti jalan yang lurus; janji perlindungan Allah terhadap Nabi Muhammad s.a.w. dan wahyu yang dibawanya.

 Penutup 
Surat Al Jin menerangkan bahwa Al Quran di samping petunjuk bagi manusia juga sebagai petunjuk bagi jin.

HUBUNGAN SURAT AL JIN DENGAN SURAT AL MUZZAMMIL

1. Surat Al Jin menerangkan ketakjuban segolongan jin yang mendengarkan pembacaan Al Quran, sedang pada surat Al Muzzammil Allah memerintahkan Nabi Muhammad s.a.w. membaca Al Quran pada waktu malam.
2. Pada surat Al Jin diterangkan bahwa orang-orang kafir Mekah selalu mengganggu Nabi Muhammad s.a.w. bila beliau sembahyang sedang surat Al Muzammil memerintahkan agar Nabi Muhammad s.a.w. mengerjakan sembahyang malam untuk menguatkan jiwanya.

Muqaddimah Surat Nuh

 Muqaddimah  Surat Nuh
Surat ini terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat An Nahl. Dinamakan dengan surat Nuh karena surat ini seluruhnya men jelaskan da´wah dan doa Nabi Nuh a.s.

Pokok-pokok isinya :

Ajakan Nabi Nuh AS kepada kaumnya untuk beriman kepada Allah SWT serta bertobat kepada-Nya; perintah memperhatikan kejadian alam semesta dan kejadian manusia yang merupakan manifestasi kebesaran Allah; siksaan Allah di dunia dan akhirat bagi kaum Nuh yang tetap kafir; doa Nabi Nuh AS.

 Penutup 
Surat Nuh menjelaskan da´wah Nuh a.s. kepada kaumnya dan tantangan mereka, kemudian azab yang ditimpakan kepada mereka.

HUBUNGAN SURAT NUH DENGAN SURAT AL JIN

1. Kedua surat ini mempunyai persamaan a.l :
a. Menggambarkan da´wah Nabi dan sikap lawan-lawannya.
b. Menerangkan azab yang akan ditimpakan atas mereka yang durhaka.
2. Dalam surat Nuh, Allah memerintahkan supaya meminta ampun kepada-Nya, niscaya Dia melimpahkan harta dan anak, sedang dalam Al Jin dijelaskan bahwa mereka yang hidup di atas jalan yang benar, akan mendapat rezeki yang besar dari Allah.

Muqaddimah Surat Al Qalam


Muqaddimah  Surat Al Qalam

Surat ini terdiri atas 52 ayat,termasuk golongan surat-surat Makkiyah,diturunkan sesudah surat Al Alaq.
Nama Al Qalam diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat iniyang artinya pena. Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun).

Pokok-pokok isinya:
Nabi Muhammad s.a.w., bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung; larangan bertoleransi dibidang kepercayaan; larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat sifat yang dicela Allah; nasib yang dialami oleh pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah; kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menerima mereka; Al Quran adalah peringatan bagi seluruh ummat.
Penutup

Surat Al Qalam berisi bantahan dari orang-orang musyrikin terhadap Nabi Muhammad s.a.w. dan memperingatkan agar jangan mengikuti kemauan mereka.Mereka itu mendapat penghinaan pada hari kiamat akibat perbuatan mereka.

HUBUNGAN SURAT AL QALAM DENGAN SURAT AL HAAQQAH

1. Dalam Surat Al Qalam disebutkan tentang hari kiamat secara umum, Sedang dalam surat Al Haaqqah dijelaskan secara terperinci peristiwa peristiwa hari kiamat itu.
2. Dalam Surat AlQalam diterangkan orang-orang yang mendustakan Al Qur aan dan ancaman azab atas mereka,sedang dalam surat Al Haaqqah, diterangkan orang-orang zaman dahulu yang mendustakan rasul-rasul dan macam-macam azab yang telah menimpa mereka. 3. Dalam surat Al Qalam, Allah membantah tuduhan orang musyrikin bahwa Muhammad s.a.w. orang gila, sedang dalam surat Al Haaqqah Allah membantah tuduhan bahwa nabi Muhammad s.a.w seorang penyair.

Muqaddimah Surat Al Haaqqah


Muqaddimah  Surat Al Haaqqah

Surat ini terdiri atas 52 ayat,termasuk golongan surat-surat Makkiyah,diturunkan sesudah surat Al Mulk.
Nama Al Haaqqah diambil dari kata Al Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya hari kiamat

Pokok-pokok isinya:
Peringatan tentang azab yang ditimpakan kepada kaum-kaum Tsamud, 'Aad, Fir'aun, kaum Nuh dan kaum-kaum sebelum mereka yang mengingkari rasul-rasul mereka pada hari kiamat; kejadian-kejadian mereka pada hari kiamat dan hari berhisab; penegasan Allah bahwa Al Quran itu benar-benar wahyu Allah.
Penutup

Surat Al Haaqqah memberi peringatan kepada mereka yang tidak mentaati Rasulullah s.a.w. dengan memberikan contoh-contoh tentang azab yang ditimpakan kepada umat yang dahulu yang mengingkari rasul-rasul-Nya.

HUBUNGAN SURAT AL HAAQQAH DENGAN SURAT AL MA'AARIJ

1. Surat Al Ma'aarij melengkapi surat Al Haaqqah tentang gambaran hari kiamat dan hari berhisab.
2. Dalam surat Al Haaqqah disebutkan dua golongan manusia pada hari kiamat yaitu ahli surga yang menerima kitab dari sebelah kanannya dan ahli neraka yang menerima kitab dari sebelah kirinya, sedang surat Al Ma'aarij menerangkan sifat-sifat kedua golongan itu.

Muqaddimah Surat Al Ma´aarij


Muqaddimah Surat Al Ma´aarij

Surat ini terdiri atas 44 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Haaqqah. Perkataan Al Ma'arij yang menjadi nama bagi surat ini adalah kata jamak dari Mi'raj, diambil dari perkataan Al Ma'arij yang terdapat pada ayat 3, yang artinya menurut bahasa tempat naik. Sedang para ahli tafsir memberi arti bermacam-macam, di antaranya langit, nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah s.w.t kepada ahli surga.

Pokok-pokok isinya :

Perintah bersabar kepada Nabi Muhammad s.a.w dalam menghadapi ejekan-ejekan dan keingkaran orang-orang kafir, kejadian-kejadian pada hari kiamat; azab Allah tak dapat dihindarkan dengan tebusan apapun, sifat-sifat manusia yang mendorongnya ke api neraka; amal- amal perbuatan yang dapat membawa manusia ke martabat yang tinggi; peringatan Allah akan mengganti kaum yang durhaka dengan kaum yang lebih baik.
Penutup

Surat Al Ma´aarij menerangkan sifat-sifat yang buruk serta memberi petunjuk kepada jalan-jalan yang dapat mencapai kemuliaan dan derajat yang tinggi.

HUBUNGAN SURAT AL MA´AARIJ DENGAN SURAT NUH

1. Pada akhir surat Al Ma´aarij Allah menerangkan bahwa Dia berkuasa mengganti kaum yang durhaka dengan kaum yang lebih baik, sedang dalam surat Nuh dibuktikan dengan penenggelaman kaum Nuh yang durhaka.
2. Kedua surat ini dimulai dengan ancaman azab kepada orang-orang kafir.

Muqaddimah surat Al Mulk


Muqaddimah  surat Al Mulk

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah Ath Thuur.
Nama Al Mulk diambil dari kata Al Mulk yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya kerajaan atau kekuasaan. Dinamai pula surat ini dengan At Tabaarak (Maha Suci).

Pokok-pokok isinya:
Hidup dan mati ujian bagi manusia; Allah menciptakan langit berlapis-lapis dan semua ciptaan-Nya mempunyai keseimbangan; perintah Allah untuk memperhatikan isi alam semesta; azab yang diancamkan terhadap orang-orang kafir; dan janji Allah kepada orang-orang mukmin; Allah menjadikan bumi sedemikian rupa hingga mudah bagi manusia untuk mencari rezki; peringatan Allah kepada manusia tentang sedikitnya mereka yang bersyukur kepada nikmat Allah.
Penutup

Surat Al Mulk menunjukkan bukti-bukti kebesaran dan kekuasaan Allah yang terdapat di alam semesta dan menganjurkannya agar manusia memperhatikannya dengan seksama sehingga mereka beriman kepada-Nya. Bilamana manusia itu tetap mengingkari, Allah akan menjatuhkan azab kepada mereka.

HUBUNGAN SURAT AL MULK DENGAN SURAT AL QALAM

1. Pada akhir surat Al Mulk, Allah mengancam orang yang tidak bersyukur kepda nikmat Allah dengan mengeringkan bumi atas mereka, sedang dalam surat Al Qalam diberikan contoh tentang azab terhadap orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
2. Kedua surat ini sama-sama memberikan ancaman kepada orang-orang kafir

Yen sholat kui seng khusyuk


Crito, sakCritan neng Roto, hahaha..mbuh maksute opo aku gag pati mudeng, ning pancene wong jowo ki aneh aneh, unik unik lan cerdik cerdik... iso ae nggawe ukoro... digatuk gatukne... hemmm mulane boso jowo ki diarani boso seng angel ugo sugeh(karena berpangkat2), Langsung ae yo.. neng kene aku arep crito sing asale crito mau songko guruku ngaji... judule

"Yen sholat kui seng khusyuk"
Jaman mbiyen indonesia durung maju koyo sak-iki, omae iseh gedek,kayu,masjid yo mung cukup gandeng karo omah biasa,dadine mangan, turu ngliwet yo sak ruangan tapi bedo ngon lah.. alase ijek lemah dilemek i kloso tok..Koyo biasane Waktu iku arep sholat berjamaah, pak kiayine (sing dadi imam sholat & sing ndue omah) memperisapkan nggone.. ditoto klosone lan samubarangipun... sakwise wes siap kabeh,makmume yo wes podo siap... banjur pak imame mau ngawiti sholat, alllohuakbar... bacaan takbir...trus alfatehah lan surat suratan,sakwise entuk sak rekaat (keadaan ngadek rekaat 2) ujug ujug... opo ujug ujug.. mak be dunduk hahaha mbuh lah yo ngunu kui maksudku... ono kucing sing melebu omah, ingak inguk golek mangsa.. Lha... pak kiayi krungu suarane kucing mau lagi kelingan kabeh, tibak'e lawange mau durung ditutup lan gerehe neng piring yo lali durung ditutupi, padahal lawue yo mung gereh iku tok(ngepasi nggon seng dinggo sholat mau ngarepe nggon mangan), Banjur tenan kucinge mau mengendap ngendap mambu panganan seng ditresnani yoiku gereh (sing moco barang yen enek wong nggoreng gereh ambune lakyo mbembreng to.. hoho)Nalikane kucinge mau mlaku wes cedak nggon mangan Pak kiayi sholate wes gak tenang blas, angen angene "iki kucing ora nggenah mosok lawuh kari gereh iku tok ae arep di embat" banjur pak kiayi nggolek coro piye carane ben kucing mau iso ngaleh ora sido nggaglak gereh mau (batine) (disambi moco alfatehah).. mergane arep nggusah "hus!! hus!!" yo gak mungkin, lawong keadaan sholat. dadi imam pisan.. akire pak kiayi mau pas bacaan alfatehah kalimat "ih dinasshirootolmustakiim"
kata "ih!!" dibanterne.. 7ane ben kucing mau mlayu... tibak e kucinge mau gak ngaleh, malahan kucinge mau mengo nenggone pak kiayi karo ngguyu... mak prenges hahaha trus mbaleni olehe arep nggondol gereh mau... Pak kiayi sajak'e tambah mangkel atine, batine "iki kucing digusah ora ngaleh malah mrenges, sajak e ngece iki". Akire pak kiayi mikir neh... (iseh keadaan moco surat alfatehah) tenan, pak kiayi entuk ilham seng mesti kucing iku engko mlayu... nalikane alfatehah wes rampung, banjur moco surat suratan, sing diwoco iku surat al ikhlas (kulhu).. "kul huwa allohu akhadek, allooh HUS!!!shomadek" lha krungu HUS!!! mau langsung sak wat kucinge mau mlayu kecerit cerit sampek opo opo ditubruk ora nggagas... akhire pak kiayi wes tenang, mergone gerehe gak sido di gaglak kucing...
wes sakmono wae ceritane
intine
ikulah sholat yen ora khusuk, mosok sholat kok nggusah kucing... hahaha
Mulane kanggone panjenengan sedoyo seng moco cerito iki.. yen arep sholat ki dirampungi samubaranipun... ojo sampek ono seng kelalen... akhire ndadekne ora khusyuk sholate...
Sementen mawon,
kopat bumbune santen,
Menawi lepat kulo nyuwun pangapunten
Hak Cipta milik _::MahaCom™::_
Dilindungi ALLOH SWT